Entah berapa banyak puisi, lagu dan cerita tercipta tentangnya. Satu lokasi yang tak akan habis menjadi inspirasi. Itulah Pantai Losari.
Di kawasan Pantai Losari, Makassar, ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, itu pula Dewan Pers bersama Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) mengadakan Program Penyegaran Jurnalistik untuk Redaktur media massa.
Kegiatan untuk meningkatkan wawasan jurnalistik tersebut diselenggarakan pada:
Hari/tanggal : Rabu s/d Jumat, 16 s/d 18 Juli 2008
Waktu : Pukul 08.00 – 21.00 WIB
Tempat : Hotel Makassar Golden, Jl. Pasar Ikan Nomor 52, Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan
Telp. +62.411.333.000, Fax. +62.411.320.951
e-mail : info@makassargolden.com
Laman : http://www.makassargolden.com
Program tersebut dalam Term of Reference (ToR)-nya tercatat merupakan kelanjutan dari kegiatan Dewan Pers di bidang pendidikan dan pelatihan jurnalistik dalam rangka meningkatkan kualitas pers nasional.
Pada tahun 2004 Dewan Pers melakukan penelitian untuk melihat sejauhmana kualitas dan profesionalisme pers. Dewan Pers meneliti 28 surat kabar harian umum yang terbit di Pulau Jawa, dengan sample berita halaman satu yang terbit pada periode bulan Juli Agustus 2004.
Sementara itu pada tahun 2005 Dewan Pers melakukan penelitian terhadap 86 penerbitan pers/surat kabar seluruh Indonesia periode April – Mei 2005. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian tersebut secara umum di sejumlah media relatif telah menerapkan prinsip-prinsip jurnalisme secara profesional, namun masih terdapat pers yang tidak profesional, bahkan buruk dalam menjalankan prinsip jurnalismenya.
ToR lokakarya Dewan Pers mencatat bahwa Maksud dan Tujuan dari kegiatan tersebut untuk:
1. Meningkatkan profesionalisme wartawan
2. Meningkatkan pemahaman wartawan terhadap kode etik jurnalistik
3. Menghindari jerat hukum akibat pemberitaan.
Tema dari pendidikan dan pelatihan/keterampilan jurnalistik tersebut adalah “Kebebasan dan Profesionalisme Pers”.
Biaya penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut dibebankan melalui DIPA Sekretariat Dewan Pers Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun Anggaran 2007.
Adapun nara sumber untuk lokakarya di Malang, Jawa Timur, adalah sebagai berikut:
* TD Asmadi, Pengajar LPDS yang juga Ketua Forum Bahasa Media Massa/FBMM (Guyub Bahasa) dan Wartawan Senior Purnabhakti Harian Kompas, yang menyajikan materi tentang “Permasalahan Kebahasaan”,
* Priyambodo RH, Pengajar LPDS dan Cyberjournalist ANTARA Multimedia Gateway (Kantor Berita ANTARA), berbagi wawasan tentang “Cyberjournalism - Kewartawanan ber-Internet”,
* Pius Pope, Pengajar LPDS dan pelatih jurnaslistik elektronik disejumah media massa penyiaran nasional, membahas tentang “Jurnalistik Radio dan TV”,
* Leo Batubara, Wakil Ketua Dewan Pers, membahas “Paparan Kasus Pers”,
* Wina Armada, Anggota Dewan Pers dan Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (Sesjen PWI), membahas mengenai “Kode Etik dan Hukum Pers”,
* Syahrir Wahab, Pengajar LPDS dan Pemimpin Redaksi Majalah Berita Ombudsman, berbagi wawasan tentang “Panduan Bagi Redaktur dan Teknis Penyuntingan”.
Program pelatihan selama tiga hari penuh tersebut diikuti oleh 30 wartawan/redaktur media massa di Makassar, yakni Rolex Malaha (LKBN ANTARA), Silahuddin Genda (Harian Fajar), Thamzil Tahir (Harian Tribun Timur), Abdullah Ratingan (Harian Ujungpandang Ekspres), M. Yunar (Harian Berita Kota), AI Pasinringi (Harian Seputar Indonesia), Syafruddin (Koran Makassar), Kesumawaty (SKU Losari Ekspress), M. Amin (Media Ombudsman), Herlina (Media Indonesia), M. Kiblat Said (Suara Pembaruan), Awaluddin (Harian Pelita), Fira Rahman (Fajar FM), Winarno Thonys (Smart FM), Idris Mohammad (Mercurius FM), Raditya Faisal Auliya (Celebes FM), Suriani Ridwan (Jurnal Celebes Online), dan Husain Rasjid (Harian Palopo Pos).
Selanjutnya, A. Faruna (Mingguan Tegas), Irma (Koran Tempo), Risson Syamsuddin (Majalah Makassar Terkini), Riswansyah (Makassar TV), M. Ikhsan (TVRI Makassar), Nur Taufiq (Fajar TV), Sitti Maryam (RRI Makassar), Rusli Amrullah (Harian Pare Pos), Dian Afrianti (Harian Radar Sulbar), Nina Amir (Radio Gamasi), Salviah Ika Padmasari (Jurnal Nasional), dan Hj. Rousny Zulgani (Media Aktual). (*)

TD Asmadi berbagi wawasan kebahasaan dengan wartawan/redaktur media massa di Makassar pada Rabu, 16 Juli 2008
(Hotel Makassar Golden di Pantai Losari)
DIarsipkan di bawah: Info

